Posted by
admin on July 7, 2010 |
One comment

Ada banyak hal sederhana yang dapat dijumpai di sebuah pelatihan. Salah satu contoh kecil yang muncul di sela-sela pelatihan adalah cara menutup kap mobil. JDDC Crash Free Int’l sebagai penyelenggara pelatihan tentunya selalu menginginkan pesertanya memiliki hasil baik, plus pada akhirnya menjadi pengemudi yang aman, trampil dan benar. Cara sederhana menutup kap mobil ternyata baru diketahui oleh beberapa peserta.
» Read the full post
Tags: Drive Safe, Knowledge
Posted by
admin on July 6, 2010 |
No comments

Sebuah pelatihan menjadi sangat berarti ketika si peserta benar-benar mengaplikasikan semua hal yang dia pelajari. Adalah bro Ariyanto, salah satu peserta program refresh motor JDDC, yang sudah mendapatkan hasil berharga dari pelatihan yang dia ikuti. Program ‘refresh’ sendiri adalah program lanjutan bagi peserta yang pada dua tahun sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan yang sama. Yang membedakan hanyalah durasi waktu belajar dan tetap melakukan uji “Commentary Riding”.
» Read the full post
Tags: Ride Safe, Safety Riding Course, SHARE THE ROAD
Posted by
admin on June 28, 2010 |
No comments

Sudah sekian tahun kita berkendara dan ternyata masih saja ada ilmu baru yang akan diterima. Itu jika anda termasuk pada golongan pengendara yang ‘melek’ keselamatan.
Tidak ada nya pelatihan intensif pembentukan kualitas pengendara dari sisi pemerintah memaksa para pengendara lahir dengan ilmu nya masing-masing. Ada yang sejak lahir membawa kesalahan. Namun tetap ada juga yang terbuka dengan semua hal tentang ilmu keselamatan.
Apa yang anda lakukan sebelum bermanuver ?
Gampang saja. Langsung saja pindah lajur seketika, apalagi di Jakarta semua diharap maklum dengan segala bentuk manuver. Tapi apakah ini benar ?
» Read the full post
Tags: Ride Like a Master, Ride Safe
Posted by
admin on April 22, 2010 |
6 comments
KLIK DISINI UNTUK BAGIAN PERTAMA ARTIKEL

Bicara inovasi ada beberapa produk helm yang terbilang cukup berbeda dan lain dari yang lain. Contoh pertama adalah helm yang dapat berubah warna karena efek panas. Saat percobaan kami menggosokan tangan ke bagian luar helm dengan keras. Efek gesekan tangan memaksa cat berubah warna dari biru ke putih. Saat kondisi perjalanan siang hari konon warna biru ini akan pudar dan menjadi putih dan kembali menjadi biru saat suhu sejuk di dalam ruangan.
Inovasi lain adalah helm yang dapat memendarkan cahaya saat kondisi gelap. Pendaran cahaya ini menyimpan energi dari sinar yang diserap di siang hari. Saat tes kami mematikan seluruh lampu ruangan dan memang helm ini bersinar di dalam gelap. Cargloss menyebutnya ‘Glow in the Dark’ helmet. Harga pasarnya cukup terjangkau di angka yang tak lebih dari 500 ribu rupiah per unit nya. Bakal jadi unik ketika helm tipe full face ini dikenakan saat perjalanan malam atau turing panjang.
Tempat terakhir tentunya adalah ruang Research and Development serta laboratorium uji helm. Disinilah material helm Cargloss diuji sesuai dengan persyaratan yang dikeluarkan oleh BSN melalui SNI (Standar Nasional Indonesia)-nya. Pada kesempatan singkat di ruang uji tersebut dilakukan uji benturan terhadap dua jenis helm, satu helm dari Cargloss dan satu helm baru dari pasar aftermarket. Seperti kita ketahui bahwa daya serap kepala manusia terhadap benturan harus berada di bawah 300 g (Gravitasi). Pada saat tes kami melihat uji benturan helm dengan komparasi sama dengan bergerak dengan kecepatan 120 km/jam dimana helm ujicoba dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 4 m dan dihujamkan vertikal ke bawah.

Dalam ruang uji tersebut juga tersedia banyak alat tes lain seperti uji penetrasi, ketahanan benturan dari samping hingga uji kekuatan tali pengaman. Uji kelayakan ini sudah mengacu pada persyaratan standar nasional dimana sertifikasi SNI sendiri sudah setara dengan standar Eropa melalui ECE (Economic Community of Europe) serta JIS (Japanese Industrial Standart).
Ini juga sebagai bukti bahwa Cargloss sangat berkualitas untuk bersaing dengan produk helm yang sudah ada di pasaran maupun helm-helm skala internasional. Rentang harga produknya pun terbilang terjangkau oleh pasar kebanyakan dengan angka yang dimulai dari 150ribu-an untuk tipe open face nya.
Di akhir kunjungan tak lupa pak Jusri Pulubuhu melakukan demonstrasi Harley Davidson dan berbagi ilmu kepada bro Eric Saputra, pak Bernard Santosa dan pak Slamet Kurniawan yang juga pengendara motor besar HD. Dalam kesempatan demo tadi dipertunjukkan slalom motor besar, pengereman hingga demo angkat motor ketika motor jatuh.
Tentunya dengan adanya kunjungan pabrik seperti ini konsumen -diwakili oleh kami, JDDC Crash Free Int’l- dapat melihat sejauh apa kualitas yang bisa diberikan produsen helm domestik. Cargloss dengan produk nya yang bisa dihandalkan dan dengan kualitas cat teramat prima akan terus meramaikan pasar helm nasional. Konsumen tinggal pilih.



Tags: Factory Visit
Posted by
admin on April 22, 2010 |
6 comments
Di hari Rabu yang sangat cerah satu unit Alphard melaju mulus dari kantor JDDC Crash Free Int’l di bilangan Pondok Indah menuju pabrik pembuatan helm Cargloss di Cibinong. Tak butuh waktu lama dalam perjalanan kami pun sampai di pintu gerbang pabrik Cargloss (http://www.cargloss.co.id/). Satu tenda penjualan helm Cargloss binaan Koperasi pabrik tampak di sudut kanan pintu gerbang. Halaman depan pabrik tampak asri dengan berbagai macam tanaman, tak heran ini adalah hasil pemeliharaan yang di awasi langsung ibu Etty Sri Yuswati selaku Direktur Perusahaan.

Pada kunjungan tersebut kami, Jusri Pulubuhu selaku Training Director dan Andry Berlianto selaku Instruktur dan Media Communication dari JDDC Crash Free Int’l ditemani langsung oleh pak Slamet Kurniawan selaku General Manager Cargloss, pak Bernard Santosa selaku Manager Marketing serta bro Eric Saputra, putra kedua dari pasangan bapak Harry Suherman dan ibu Etty Sri Yuswati selaku pemilik perusahaan.
Tak memakan waktu lama selepas makan siang kami berlima langsung menuju dalam pabrik dan melihat satu per satu proses pengerjaan helm-helm yang sudah diberikan sertifikasi SNI 1811:2007. Pabrik yang tampak depan ini terlihat mungil ternyata memiliki luas pabrik tak kurang dari 8 hektar.
Tempat pertama yang kami datangi adalah tempat pengolahan awal material helm. Dari mesin injeksi ber teknologi modern keluarlah satu per satu batok dasar helm yang terbuat dari ABS (Acrylonitrile butadiene styrene), semacam biji plastik berwarna kuning keputihan yang nantinya menjadi cangkang terluar helm. Pada proses ini lah tanda emboss SNI sudah tercetak di sisi kiri luar helm. Terlihat berbagai macam tipe helm di proses disini sementara di lantai dua terdapat proses penjahitan bagian dalam helm.

Tempat kedua yang kami datangi adalah gedung dimana proses pengecatan dilakukan. Sebagai informasi bahwa Cargloss melalui nama PT. Murni Cahaya Pratama memulai bidang usaha di bidang thinner, cat hingga akhirnya merambah pasar helm nasional. Tak heran kekuatan kualitas helm Cargloss selain di material yang sudah teruji adalah pada kualitas cat yang menempel pada helm. Kekuatan inovasi nya hadir dari sang pemilik perusahaan dimana proses penelitian dan ramuan cat nya didapatkan dari berbagai penjuru dunia dengan kualitas bahan cat terbaik.

Bagaimana kelanjutan kunjungannya, lihat pada artikel berikutnya …
Tags: Factory Visit