Awal tahun ini jalanan Tanah Air diwarnai dengan sejumlah kecelakaan yang melibatkan kendaraan berdimensi besar. Dari tabrakan beruntun sampai 18 mobil di Jagorawi, disusul kecelakaan di daerah Puncak yang menewaskan belasan orang. Apakah ini berarti kendaraan besar lebih mudah terlibat kecelakaan? Bagaimana mestinya berbagi jalan secara aman dengan mereka?
SEKITAR sebulan yang lalu lagi-lagi korban berjatuhan akibat kecelakaan. Memang tidak sampai ada nyawa melayang, tapi sebuah tabrakan beruntun di tol jaogorawi melibatkan 18 kendaraan dan memicu kemacetan panjang (30/1/2012). Diduga penyebabnya sopir bis yang kehilangan kontrol karena rem blong. Bagaimana kalau kita ada di situ? Tabrakan beruntun ternyata masih bisa dielakkan . Yang penting [...]
BERPONSEL saat berkendara amat berisiko. Potensi membuka celah kecelakaan lalu lintas jalan kian besar. Maklum, berponsel bisa mengganggu konsentrasi pengendara. Saking seriusnya, pemerintah dan parlemen mengaturnya dalam Undang Undang (UU) No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pengendara yang lalai atas aturan itu bakal disemprit maksimal Rp 750 ribu atau ngendon di penjara [...]
Buat moge seperti Ninja ZX-6R atau ER-6N, penggunaan cakram ganda dengan diameter 300mm memang semestinya. Power yang dihasilkan saja mencapai 72 dk. Lain soal, jika aplikasi cakram rem diameter besar ini diterapkan pada bebek dengan power hanya sepersepuluhnya. Pasti akan bermasalah.