Catatan Jawa Timur : Pamekasan
Meski diberi embel-embel pelatihan di Pamekasan ternyata secara posisi sebenarnya ada di kota kecil Camplong yang berjarak lebih dekat ke kota Sampang. Ya, kali ini tim pelatihan sepeda motor JDDC berpindah ke pulau Madura setelah sebelumnya berada di Malang. Pulau Madura sendiri adalah pulau yang identik dengan wisata laut dengan tingkat derajat panas yang cukup membuat lelah mata. Kondisi cuaca inilah yang membedakan suasana pelatihan dari kota sebelumnya, dari Malang yang sejuk menuju Camplong yang terik. Camplong, berada di timur Bangkalan dan barat Pamekasan.
Satu hal yang harus diangkat saat kami ada di pulau Madura adalah kondisi jalan yang begitu lebar di jalan utamanya. Jalur lebar, panjang dan dengan jumlah kendaraan yang bergerak sangat tinggi karena populasi kendaraan yang memang tidak padat. Sebuah kombinasi sempurna yang bisa menghadirkan malapetaka jalan raya jika tidak disikapi dengan baik oleh pengguna jalan. Prosedur mengawasi lingkungan jalan sekitar wajib dikeluarkan secara penuh dan total konsentrasi karena praktis ketidakawasan rentan menghadirkan kecelakaan.
Kewaspadaan inilah yang coba dibangun pada sesi Commentary Riding dimana seluruh prosedur antisipatif di implementasikan semata-mata agar peserta yang memang bekerja sehari-hari di lapangan bisa jauh lebih mewaspadai keadaan. Sesi praktek nya yang mengambil tempat di hotel wisata Camplong masih menggunakan modul yang sama seperti saat di Surabaya ataupun Malang.
Kesan lain tentang ‘sangar’ nya kota Madura juga akhirnya terhapus karena antusiasme dan perhatian serta kepedulian peserta yang datang dari segala penjuru Madura memberikan kesan yang amat sangat baik. Teriknya Madura tampaknya bisa terobati dengan hangatnya sambutan peserta terhadap proses pelatihan mengemudi secara antisipatif (Defensive Riding) ini oleh tim JDDC. Di sudut pantai yang menghadirkan ‘sunrise’ dan ‘sunset’ ini pun pelatihan secara umum dapat diselesaikan dengan baik. Semoga lain waktu tim kami bisa kembali ke pulau garam, pulau Madura.








wow..kerennn
Beli Viar Lebih Untung…!!
Analogi perbandingan harga jual kembali motor Viar dibandingkan dengan motor pabrikan lain
Membeli Viar adalah Investasi yang sangat tepat..!!,tidak percaya?,mari kita hitung hitungan
Beli Motor Viar Star Z,Harga OTR = Rp.8.200.000,setelah dipakai 3 Tahun,harga Jual kembali dapat mencapai 5,5 juta,harga terendah 4,5 juta,kita ambil yang kerugian terbesar menjadi kerugian yg diderita adalah 4,5juta
bandingkan dengan apabila Anda mengambil Investasi motor pabrikan merk lain
harga OTR nya Rp.15.500.000,setelah dipakai 3 Tahun Harga Yang diterima Showroom Motor Bekas paling tinggi adalah Rp 9 juta,kalau kondisi motor tersebut kurang baik bisa saja hanya dihargai Rp 7 juta,maklum harga part orisinil motor ini tergolong mahal
Kerugian Investasi = Rp. 15.500.000 – Rp. 8.000.000 = Rp. 7.000.000
dari sini jelas sekali bukan lebih besar mana kerugian yg diderita oleh konsumen akibat depresiasi harga jual motor..!??
apabila kondisi itu diterapkan ke Motor Viar Star Z yg OTR nya hanya Rp 8.200.000 maka Motor Viar hanya dihargai Rp 1.200.000,tentu sangat tidak logis dan tidak masuk akal sebuah motor hanya dihargai dengah harga seperti itu,Konsumen pun berhak marah apabila motor nya ditawar oleh showroom dgn harga 1,2 juta saja…!,tentu keadaan tsb tidak logis diterapkan untuk motor Viar
belum ditambah kerugian akibat borosnya penggunaan BBM,penggunaan BBM motor ini 3x lipat lebih boros dibanding motor Viar,maklum Motor ini memiliki cc diatas 120 ,apabila Anda mengisi Bensin motor Viar Rp 20.000 per minggu / Rp 80.000 per bulan,maka anda harus mengeluarkan Rp 240.000 perbulan,kerugian bertambah menjadi Rp 160.000 belum ditambah mahalnya Pajak Kendaraan Bermotor karena motor ini mengusung CC yg sangat tinggi
Perincian Kerugian motor Merk lain
Depresiasi harga Jual : Rp. 7.000.000
Pemborosan BBM : Rp. 160.000 x 12 bulan x 3 tahun = Rp 5.760.000
Mahalnya Pajak : Rp. 50.000 x 3 Tahun = Rp. 150.000
Mahalnya Service & Spare Part : Rp. 250.000 x 3 Tahun = Rp. 750.000
Kerugian = 7.000.000 + 5.760.000 + 150.000 + 750.000
Total Kerugian Selama 3 Tahun = Rp 13.660.000
Kerugian Perbulan = Rp. 13.660.000 / 36 bulan = Rp 379.000
BAYANGKAN…!!!,dengan kerugian perbulan yg hampir mencapai Rp. 400.000,dengan kerugian sebesar itu anda bahkan dapat mencicil Motor Viar Star Z yg cicilannya hanya 300 ribuan per bulan
SEGERA Tinggalkanlah motor Boros dan Tidak Ekonomis seperti itu,sudah saatnya Kita dapat berhidup Hemat namun tetap Trendy!