Peringatan ‘Awas Lelah’ dari Castrol Indonesia
JDDC Crash Free Int’l di dua tempat yang berbeda sukses menggelar pelatihan untuk PT Castrol Indonesia pada 18 Februari 2010. Satu kelas untuk kelas “Refreshment” di gelar di Hotel Santika dan halaman parkir Makro Serpong masing-masing setengah hari untuk teori dan setengah hari praktek. Sementara kelas lain bagi “Initial Class” dilakukan di Gedung Arcadia Jakarta Selatan, yang tak lain adalah kantor pusat dari PT Castrol Indonesia. Total peserta terkumpul dari dua kelas tadi adalah 17 peserta.
Pada kelas “Refreshment” kelas dipandu oleh Jusri Pulubuhu ditemani Rudy Novianto dan Haikal Rozi, sementara pada sesi siang dalam praktek dikawal langsung oleh instruktur Herry Wahyudi dan Poedyo Santoso (Ipung). Sementara di kelas “First Timer” hadir instruktur Dicky BS dan Diki Lestariono.
Poin esensial yang coba ditekankan Castrol Indonesia pada karyawannya adalah soal FATIGUE. Momok menakutkan bagi pengemudi/pengendara jika terjadi tiba-tiba saat berada di jalan raya. Lengah akibat kantuk dapat merubah hidup manusia dalam sepersekian detik saja.
“Fatigue” muncul dalam berbagai bentuk. Utamanya pada saat seseorang tengah kehilangan waktu istirahat. Banyak antisipasi kerap dimunculkan oleh pengemudi ketika didera keletihan, seperti menyalakan radio hingga membuka kaca lebar-lebar agar mendapatkan angin segar. Sebenarnya usaha ini hanya bersifat sementara (temporary).
Usaha paling aman yang bisa dilakukan adalah TIDUR. Ini pun bisa di siasati dengan menggunakan pemberhentian di sisi jalan sebagai tempat istirahat. Tidur efektif 15 menit sesungguhnya dapat mengembalikan pengemudi ke situasi yang lebih fit, tentunya lebih aman untuk melakukan perjalanan. Maksimalkan saja MANAJEMEN PERJALANAN.
Materi FATIGUE diharapkan menjadi ilmu penting dalam menyiasati bahaya. Dan Castrol Indonesia yakin akan hal itu.
Suasana pelatihan sesi Refreshment :
Modul BLOWN OUT dan PANIC BRAKING
Suasana Sesi Commentary Riding untuk “First Timer”





















