Posted by
admin on August 18, 2010 |
3 comments

Lihat simbol di atas dan apakah anda mengenali simbol tersebut ? Sebelum melanjutkan coba reka-reka apa maksudnya. Ada tanda seru berarti sebuah PERINGATAN. Lalu bentuk-bentuk lain menandakan apa ? Sebagai informasi pendahuluan, simbol ini akan diwajibkan pada semua kendaraan roda empat dengan masa produksi 2008 ke atas.
» Read the full post
Tags: Drive Safe, Knowledge, Technology
Posted by
admin on January 26, 2010 |
2 comments
Adalah sebuah fakta bahwa kini kita dapat hidup lebih lama. Bicara teknologi kendaraan tentunya aspek-aspek fitur keselamatan setidaknya dapat mempertahankan hidup manusia lebih lama. Lebih lama bagi si pengemudinya sendiri atau bahkan pengguna jalan lain.
Sebuah ‘bumper’ yang tidak akan mencederai pejalan kaki atau kendaraan yang dapat berjalan sendiri tanpa pengemudi terlihat masih sedikit ‘impossible’.

Mari coba lihat sudah seberapa maju teknologi yang mengedepankan aspek keselamatan berkendara ini :
1. Tire-pressure Monitoring
Maksudnya adalah sebuah perangkat yang mampu melakukan monitoring terhadap tekanan angin ban. Sensor di tempatkan pada ban dan akan berbunyi jika tekanan kurang. Ada teknologi apik lain yang berhubungan dengan ban yaitu teknologi ban bernama RUN-FLAT TIRES. Teknologi ini mampu membuat kendaraan tetap berjalan sejauh 50 mil (+/- 80 km) dengan kondisi ban kekurangan angin (kempes).
2. Adaptive cruise control / collision mitigation
Maksudnya adalah sebuah perangkat yang mampu mengendalikan kendaraan dalam koridor yang paling aman. Contoh nya berkat sensor layaknya radar, kontrol ini mampu mengendalikan putaran gas dan proses pengereman untuk menjaga jarak aman dari kendaraan di depan. Kerennya lagi pengendali ini mampu membaca jika ada potensi tabrakan maka secara otomatis ikatan pada seatbelt menjadi lebih kencang. Ketika lalu lintas berubah normal maka posisi kecepatan kembali pada kecepatan normal pada batas yang aman. Semua tanpa perintah pengemudi.
3. Blind-spot detection / side assist / collision warning
Teknologi ini mampu memberikan kode pada pengemudi terhadap objek di sekeliling kendaraan. Ketika terbaca ada sesuatu di sekeliling nya maka akan ada sinyal masuk melalui kaca spion, sinyal berbentuk kilatan cahaya. Ini lebih kepada sebuah alat deteksi jarak pendek.
4. Lane-departure warning/wake-you-up safety
Teknologi ini mirip dengan teknologi nomor 3 tapi dengan jangkauan yang lebih luas. Alat ini mengukur kecepatan serta jarak kendaraan yang mendekati anda lalu memberikan semacam peringatan tentang kemungkinan bahaya yang dapat muncul jika pengemudi berganti lajur. Alat ini juga memberikan kode saat kendaraan sudah tidak berada di lajur nya, biasanya terjadi ketika pengemudi terganggu sesuatu dan membuat kendaraan oleng dan berpindah posisi. Peringatan atau sinyal atau kode ini bisa muncul dalam bentuk getaran pada jok kemudi atau juga kemudi roda (setir), atau bisa juga berupa alarm. Selain kendali di atas fitur ini juga mampu membaca gerak tubuh pengemudi, posisi kepala dan bahkan gerakan mata yang berpotensi mengganggu perjalanan akibat keletihan. Pada tahap itu lah kendaraan akan mengambil alih tugas dan memperlambat kecepatan dan men stabilkan kecepatan.
5. Rollover prevention / mitigation
Maksudnya adalah sebuah perangkat yang mampu memberikan kendali lebih jika kendaraan ber potensi terbalik / terguling akibat menikung terlalu tajam dan cepat. Rem dan putaran gas akan di ambil alih teknologi ini untuk mempertahankan kecepatan. Beberapa produsen besar seperti DaimlerChrysler, Ford, Range Rover, GM dan Volvo sudah memiliki teknologi ini dengan penggunaan namanya masing-masing.
6. Occupant-sensitive/dual-stage airbags
Teknologi ini dapat membaca perbedaan ukuran dan berat dari penumpang kendaraan yang nantinya kantung udara (airbags) akan menghitungnya sesuai resiko paling rendah. Termasuk juga membaca penggunaan seatbelt, posisi duduk yang tidak normal, penumpang anak yang tengah menghadap belakang dan bahkan membaca kecepatan kendaraan. Kantung udara berkemampuan membaca ini tengah menjadi topik menarik yang di ulas di dunia teknoogi otomotif.
7. Emergency brake assist/collision mitigation
Teknologi ini sedikit berbeda dengan teknologi ABS dan EBD. Fitur ini mampu membaca ketika pengemudi tengah melakukan ‘panic braking’ dan lalu akan menambahkan tekanan rem tambahan untuk membaca mempercepat jarak berhenti.
8. Adaptive headlights and/or night-vision assist
Penglihatan malam dapat dilakukan dalam berbagai macam cara, seperti lampu infra merah hingga kamera pembaca panas. Secanggih apapun sebenarnya teknologi tadi memiliki arah yang sama yaitu membantu manusia untuk melihat lebih jauh perihal kondisi jalan atau membaca keberadaan binatang di tengah jalan, dan juga manusia atau pepohonan di sisi jalan. Objek yang tertangkap oleh fitur ini akan menggambarkan kembali pada kokpit pengemudi, memperbesar dan memperjelas gambarnya yang mungkin sebenarnya agak sulit jika harus di lihat dengan mata telanjang. Sorot lampu akan mengikuti arah kendaraan dan secara otomatis akan membelokkan lampu saat kendaraan menikung. Lampu ini juga sensitif pada kecepatan kendaraan yaitu dengan merubah tinggi atau panjang sorotan lampunya.
9. Rearview camera
Kamera-hadap belakang ini mampu melindungi tidak hanya kendaraan tapi juga anak-anak atau binatang yang berpotensi terhadap kemungkinan tabrak belakang. Teknologi tinggi kini melibatkan kamera yang mampu sebagai alat navigasi yang menyediakan gambar dengan cakupan yang lebar untuk melihat keadaan di belakang kendaraan. Semata-mata menjauhkan kendaraan dari potensi benturan yang tidak perlu.
10. Emergency response
Banyak cara bagaimana kendaraan merespon bahaya. Contoh seperti yang dimiliki DaimlerChrysler dimana saat kantung udara meledak maka secara otomatis akan mematikan (turn off) sistem penerangan lampu di kabin, membuka kunci pintu dan menghentikan pasokan bensin. Sementara sistem pada Volkswagen akan otomatis menyalakan lampu darurat/bahaya (hazard) dan memutus arus baterai dari alternator.
Benar-benar sebuah teknologi yang tinggi.
Tags: Drive Safe, Knowledge, Technology